Minggu, 17 April 2016

10 negara apling muda di dunia

Daftar 10 Negara Termuda di Dunia – Setelah Perang Dunia Kedua, banyak negara-negara yang memproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan. Salah satunya adalah negara kita yaitu Republik Indonesia yang memproklamasikan kemerderkaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Namun hingga saat ini, masih banyak negara-negara yang masih memperjuangkan kemerdekaannya. Beberapa Negara telah berhasil memperoleh kemerdekaannya dan beberapa lagi masih memperjuangkannya agar dapat diakui oleh Dunia Internasional. Negara Termuda yang baru saja memperoleh Kemerdekaan adalah Negara Sudan Selatan. Sudan Selatan berhasil memperoleh Kemerdekaan pada tanggal 09 Juli 2011 dari Sudan yang mayoritas adalah suku bangsa Sudan Arab. Yang menduduki urutan kedua sebagai Negara Termuda adalah Kosovo yang mendeklarasikan kemerderkaannya dari Serbia pada tanggal 17 Februari 2008. Daftar 10 Negara Termuda di Dunia Berikut ini adalah daftar 10 Negara Termuda di Dunia beserta tanggal kemerdekaan dan ibukotanya. 1. Sudan Selatan Hari Kemerdekaan : 09 Juli 2011 (dari Sudan) Ibukota : Juba Luas Wilayah : 644.329 km2 Jumlah Penduduk : 12.042.910 jiwa Lokasi : Benua Afrika 2. Kosovo Hari Kemerdekaan : 17 Februari 2008 (dari Serbia) Ibukota : Pristina Luas Wilayah : 10.887 km2 Jumlah Penduduk : 1.870.981 jiwa Lokasi : Benua Eropa 3. Serbia Hari Kemerdekaan : 05 Juni 2006 (berpisah dari Serbia and Montenegro) Ibukota : Belgrade Luas Wilayah : 77.474 km2 Jumlah Penduduk : 7.176.794 jiwa Lokasi : Benua Eropa Catatan : Negara Serbia and Montenegro pecah menjadi 2 negara yaitu Serbia and Montenegro 4. Montenegro Hari Kemerdekaan : 03 Juni 2006 (berpisah dari Serbia and Montenegro) Ibukota : Podgorica Luas Wilayah : 13.812 km2 Jumlah Penduduk : 647.073 jiwa Lokasi : Benua Eropa Catatan : Negara Serbia and Montenegro pecah menjadi 2 negara yaitu Serbia and Montenegro 5. Timor Leste Hari Kemerdekaan : 20 Mei 2002 (dari Indonesia) Ibukota : Dili Luas Wilayah : 14.874 km2 Jumlah Penduduk : 1.231.116 jiwa Lokasi : Benua Asia 6. Palau Hari Kemerdekaan : 01 Oktober 1994 (dari Amerika Serikat) Ibukota : Melekeok Luas Wilayah : 459 km2 Jumlah Penduduk : 21.265 jiwa Lokasi : Oseania 7. Eritrea Hari Kemerdekaan : 27 April 1993 (dari Ethiopia) Ibukota : Asmara Luas Wilayah : 117.600 km2 Jumlah Penduduk : 6.527.689 jiwa Lokasi : Benua Afrika 8. Republik Ceko Hari Kemerdekaan : 01 Januari 1993 (berpisah dari Cekoslowakia) Ibukota : Prague Luas Wilayah : 78.867 km2 Jumlah Penduduk : 10.644.842 jiwa Lokasi : Benua Eropa Catatan : Negara Cekoslowakia pecah menjadi 2 negara yaitu Rep. Ceko dan Slowakia. 9. Slowakia Hari Kemerdekaan : 01 Januari 1993 (berpisah dari Cekoslowakia) Ibukota : Bratislava Luas Wilayah : 49.035 km2 Jumlah Penduduk : 5.445.027 jiwa Lokasi : Benua Eropa Catatan : Negara Cekoslowakia pecah menjadi 2 negara yaitu Rep. Ceko dan Slowakia. 10. Bosnia and Herzegovina Hari Kemerdekaan : 01 Maret 1992 (dari Yugoslavia) Ibukota : Sarajevo Luas Wilayah : 51.197 km2 Jumlah Penduduk : 3.867.055 jiwa Lokasi : Benua Eropa Catatan : Nama Negara Yugoslavia sudah tidak ada di dunia ini karena terpecah menjadi beberapa negara yang diantaranya adalah Bosnia and Herzegovina, Kroatia, Makedonia, Serbia, Montenegro dan Slovenia. Sumber referensi : Data-data Negara Termuda di Dunia ini dikutip dari CIA World Factbook.

merk paling beharga di dunia

10 Merek yang paling berharga di Dunia – Berdasarkan definisi yang dikutip dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Merek adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa. Selain sebagai pembeda barang dan jasa, merek sebenarnya juga digunakan sebagai alat promosi dan jaminan mutu suatu produk dan jasa. Di Dunia ini, terdapat puluhan bahkan ratusan juta merek untuk berbagai barang maupun jasa. Merek-merek tersebut ada yang hanya dikenal di daerahnya, ada juga yang hanya dikenal di negaranya. Namun ada juga merek-merek yang terkenal hingga ke seluruh pelosok dunia dan memiliki nilai yang sangat tinggi. Di Indonesia, mungkin kita tidak asing lagi dengan merek-merek Internasional seperti Apple, Microsoft, Google, Coca Cola, Mc Donald, Samsung, Sony, Toyota, Honda, Facebook dan masih banyak lagi. Tapi tahukah anda, merek mana yang paling mahal? Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Majalah Forbes, Merek yang paling mahal adalah Apple dengan nilai mereknya sekitar USD. 145,4 milliar. Merek yang terkenal karena Gadget iPhone, iPad dan Mac Book ini dipimpin oleh Timothy Cook sebagai CEO dengan jumlah karyawan sebanyak 92,600 jiwa. Berada di posisi kedua adalah Microsoft yang terkenal dengan Sistem Operasi Komputer Windows serta aplikasi program Office-nya. Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini bernilai USD. 69,3 milliar. Posisi 3 ditempati oleh Raksasa Internet yaitu Google. Mesin pencari Google masih merupakan Mesin Pencari Internet tercanggih dan terpopuler hingga saat ini. Nilai Merek Google ini berharga USD. 65,6 milliar. Diantara 10 Merek yang paling berharga ini, 6 merek diantaranya adalah Merek yang bergerak di bidang Teknologi. Daftar 10 Merek yang Paling Berharga Berikut ini adalah 10 Merek yang Paling Berharga di Dunia beserta pemimpin perusahaan dan jumlah karyawannya. 1. Apple Nilai Merek : USD. 145,4 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 741,8 milliar Penjualan : 199,38 milliar CEO : Timothy Cook Jumlah Karyawan : 92.600 jiwa Tahun Berdiri : 1976 Pendiri : Steve Jobs Steve Wozniak Ronald Wayne Industri : Teknologi (Hardware Computer) Kantor Pusat : Cupertino, Kalifornia Negara : Amerika Serikat 2. Microsoft Nilai Merek : USD. 69,3 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 340,8 milliar Penjualan : 93,27 milliar CEO : Satya Nadella Jumlah Karyawan : 128.000 jiwa Tahun Berdiri : 1975 Pendiri : Bill Gates dan Paul Allen Industri : Teknologi (Software) Kantor Pusat : Redmond, Washington Negara : Amerika Serikat 3. Google Nilai Merek : USD. 65,6 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 367,6 milliar Penjualan : 65,98 milliar CEO : Lawrence Page Jumlah Karyawan : 53.600 jiwa Tahun Berdiri : 1998 Pendiri : Larry Page dan Sergey Brin Industri : Teknologi (Internet, layanan Komputer) Kantor Pusat : Mountain View, Kalifornia Negara : Amerika Serikat 4. Coca Cola Nilai Merek : USD. 56 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 179,9 milliar Penjualan : 45,91 milliar CEO : Ahmet Kent Jumlah Karyawan : 129.200 jiwa Tahun Berdiri : 1892 Pendiri : Asa Griggs Candler dan John Pemberton Industri : Minuman Kantor Pusat : Atlanta, Georgia Negara : Amerika Serikat 5. IBM Nilai Merek : USD. 49,8 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 160,2 milliar Penjualan : 93,36 milliar CEO : Virginia Rometty Jumlah Karyawan : 379,592 jiwa Tahun Berdiri : 1911 Pendiri : Charles Ranlett Flint Industri : Teknologi (Layanan Komputer) Kantor Pusat : Armonk, New York Negara : Amerika Serikat 6. Mc Donald Nilai Merek : USD. 39,5 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 92,5 milliar Penjualan : 27,44 milliar CEO : Stephen Easterbrook Jumlah Karyawan : 420.000 jiwa Tahun Berdiri : 1955 Pendiri : Richard and Maurice McDonald dan Ray Kroc Industri : Restoran Kantor Pusat : Oak Brook, Illinois Negara : Amerika Serikat 7. Samsung Nilai Merek : USD. 37,9 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 199,4 milliar Penjualan : 195,89 milliar CEO : Oh-Hyun Kwon Jumlah Karyawan : 235,999 jiwa Tahun Berdiri : 1969 Pendiri : Lee Byung-chul Industri : Konglomerat Kantor Pusat : Suwon Negara : Korea Selatan 8. Toyota Nilai Merek : USD. 37,8 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 239 milliar Penjualan : 252,19 milliar CEO : Akio Toyoda Jumlah Karyawan : 338,875 jiwa Tahun Berdiri : 1937 Pendiri : Kiichiro Toyoda Industri : Otomotif Kantor Pusat : Toyota, Aichi Negara : Jepang 9. GE (General Electric) Nilai Merek : USD. 37,5 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 253,5 milliar Penjualan : 148,45 milliar CEO : Jeffrey Immelt Jumlah Karyawan : 305.000 jiwa Tahun Berdiri : 1892 Pendiri : Thomas Edison, C. Coffin, E. Thomson and E. Houston Industri : Konglomerat Kantor Pusat : Fairfield, Connecticut Negara : Amerika Serikat 10. Facebook Nilai Merek : USD. 36,5 milliar Kapitalisasi Pasar : USD. 231,6 milliar Penjualan : 12,47 milliar CEO : Mark Zuckerberg Jumlah Karyawan : 9.199 jiwa Tahun Berdiri : 2004 Pendiri : Mark Zuckerberg, E. Saverin, A. McCollum, D. Moskovitz dan C. Hughes Industri : Teknologi (Layanan Komputer) Kantor Pusat : Fairfield, Connecticut Negara : Amerika Serikat Sumber : Forbes, The World’s Most Valuable Brands 2015.

10 negara paling mudah untuk berbisnis

10 Negara yang Paling Mudah untuk Berbisnis Daftar 10 Negara yang Paling Mudah untuk Berbisnis Tahun 2016 – World Bank atau Bank Dunia merilis sebuah daftar yang memuat peringkat-peringkat untuk Negara-negara yang memiliki kemudahan dalam berbisnis. Daftar yang dipublikasikan dalam situs doingbusiness.org dengan nama “Ease of Doing Business Rank 2016” ini menilai 10 indikator utama yang diperhatikan oleh para pebisnis. Kesepuluh Indikator utama tersebut diantaranya adalah (1) kemudahan dalam memulai bisnis, (2) perizinan mendirikan bangunan, (3) ketersediaan listrik, (4) pendaftaran properti, (5) kemudahan dalam mendapatkan kredit usaha, (6) perlindungan terhadap investor minoritas, (7) pembayaran pajak, (8) perdagangan lintas negara, (9) penegakan kontrak dan (10) penyelesaian perkara kepailitan. Menurut daftar “Ease of Doing Business Rank” ini, Negara yang paling mudah untuk berbisnis adalah negara Tetangga kita yaitu Singapura dengan nilai 87,34 sedangkan berada di urutan nomor dua sebagai Negara yang paling mudah untuk berbisnis adalah Selandia Baru dengan nilai 86,79. Posisi ketiga dalam daftar Ease of Doing Business Rank ini ditempati oleh Denmark dengan nilai 84,40. Negara kita, Republik Indonesia menduduki peringkat ke 109. Peringkat tersebut masih jauh dibawah negara tetangga kita yang lain seperti Malaysia yang berada di peringkat 18 dan Thailand yang berada di peringkat 49. Daftar 10 Negara yang Paling Mudah untuk Berbisnis Berikut ini adalah daftar 10 Negara yang Paling Mudah untuk Berbisnis pada tahun 2016 menurut versi Bank Dunia dalam Ranking Kemudahan Berbisnis atau Ease of Doing Business Rank. 1. Singapura Nilai : 87,34 Populasi : 5.469.700 Pendapatan Per kapita : US$ 55.150,- Lokasi : Benua Asia 2. Selandia Baru Nilai : 86,79 Populasi : 4.509.700 Pendapatan Per kapita : US$ 43.837,- Lokasi : Benua Australia/Oseania 3. Denmark Nilai : 84,40 Populasi : 5,639,565 Pendapatan Per kapita : US$ 61,310,- Lokasi : Benua Australia/Oseania 4. Korea Selatan Nilai : 83,88 Populasi : 50.423.955 Pendapatan Per kapita : US$ 27.090,- Lokasi : Benua Asia 5. Hongkong (SAR China) Nilai : 83,67 Populasi : 7.241.700 Pendapatan Per kapita : US$ 40.320,- Lokasi : Benua Asia 6. Inggris Nilai : 82,46 Populasi : 64.510.376 Pendapatan Per kapita : US$ 42.690,- Lokasi : Benua Eropa 7. Amerika Serikat Nilai : 82,15 Populasi : 318.857.056 Pendapatan Per kapita : US$ 55.200,- Lokasi : Benua Amerika Utara 8. Swedia Nilai : 81,72 Populasi : 9.689.555 Pendapatan Per kapita : US$ 61.600,- Lokasi : Benua Eropa 9. Norwegia Nilai : 81,61 Populasi : 5.136.475 Pendapatan Per kapita : US$ 103.050,- Lokasi : Benua Eropa 10. Finlandia Nilai : 81,05 Populasi : 5.463.596 Pendapatan Per kapita : US$ 47.380,- Lokasi : Benua Eropa Sumber referensi : Data-data diatas dikutip dari doingbusiness.org dalam daftar Ease of Doing Business Rank.

10 negara penduduk terbesar di dunia

10 Negara dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Dunia 10 Negara dengan Jumlah Penduduk terbanyak di Dunia – Dunia yang kita tempati ini memiliki 195 Negara dengan jumlah penduduk (populasi) sebanyak 7.256.490.011 jiwa (menurut CIA World Factbook Tahun 2015). Republik Rakyat China menempati urutan pertama dan merupakan Negara yang memiliki Populasi atau Jumlah Penduduk terbanyak di Dunia dengan jumlah penduduknya sekitar 1,36 milliar jiwa atau tepatnya adalah 1.367.485.388 jiwa. Angka tersebut merupakan 18,8% dari keseluruhan Jumlah Penduduk Dunia ini. Berada di Urutan kedua adalah India yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.251.695.584 jiwa atau sekitar 17,2% dari seluruhan Jumlah Penduduk di Dunia ini. Sedangkan Negara kita Republik Indonesia menduduki urutan keempat dengan Jumlah Penduduk-nya 255.993.674 jiwa (sekitar 255 Juta jiwa) atau sekitar 3,5% dari keseluruhan Jumlah Penduduk Dunia. Berikut ini adalah Daftar 10 Negara dengan Jumlah Penduduk (Populasi) terbanyak di Dunia : 1. China Jumlah Penduduk : 1.367.485.388 jiwa Luas Wilayah : 9.596.961 km2 Rasio : 18,8% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Asia 2. India Jumlah Penduduk : 1.251.695.584 jiwa Luas Wilayah : 3.287.263 km2 Rasio : 17,2% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Asia 3. Amerika Serikat (USA) Jumlah Penduduk : 321.368.864 jiwa Luas Wilayah : 9.826.675 km2 Rasio : 4,4% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Amerika 4. Indonesia Jumlah Penduduk : 255.993.674 jiwa Luas Wilayah : 1.904.569 km2 Rasio : 3,5% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Asia 5. Brasil Jumlah Penduduk : 204.259.812 jiwa Luas Wilayah : 8.514.877 km2 Rasio : 2,8% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Amerika 6. Pakistan Jumlah Penduduk : 199.085.847 jiwa Luas Wilayah : 796.095 km2 Rasio : 2,7% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Asia 7. Nigeria Jumlah Penduduk : 181.562.056 jiwa Luas Wilayah : 923.768km2 Rasio : 2,5% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Afrika 8. Bangladesh Jumlah Penduduk : 168.957.745 jiwa Luas Wilayah : 143.998km2 Rasio : 2,3% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Asia 9. Rusia Jumlah Penduduk : 142.423.773 jiwa Luas Wilayah : 17.098.242km2 Rasio : 2,0% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Asia 10. Jepang Jumlah Penduduk : 126.919.659 jiwa Luas Wilayah : 377.915km2 Rasio : 1,8% dari Jumlah Penduduk Dunia Lokasi : Benua Asia Data-data tersebut berdasarkan Data dari CIA World Factbook tahun 2015

Rasio Utang Pemerintah RI terhadap PDB

Rasio Utang Terhadap PDB Indonesia Lebih Rendah dari Negara Tetangga Jakarta, 13/01/2016 Kemenkeu – Outstanding utang pemerintah pada akhir tahun 2015 adalah sebesar Rp3.089,0 triliun, atau setara 223,2 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Dengan jumlah tersebut, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto pada tahun 2015 sebesar 27 persen, jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yaitu sebesar 60 persen. “Kalau kita lihat debt to GDP ratio (rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto/PDB) di 2015 kita 27 persen,” kata Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro di sela konferensi pers terkait penerimaan pajak tahun 2015 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta pada Senin (11/1) lalu. Menkeu mengungkapkan, rasio utang terhadap PDB Indonesia ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga, seperi Filipina dan Australia yang masing-masing sebesar 36 persen, Malaysia 56 persen, maupun Thailand yang sebesar 44 persen. Bahkan, masih sangat jauh di bawah AS dan Jepang yang rasio utang terhadap PDB-nya lebih dari 100 persen. Ia menambahkan, besarnya rasio utang terhadap PDB tidak dapat dijadikan sebagai indikator bahwa suatu negara akan mengalami kebangkrutan. "Jadi utang Jepang itu dua setengah kali GDP-nya, 246 persen, tapi Jepang negara maju, siapa bilang Jepang negara mau bangkrut? Nggak ada. Jepang itu negara maju, negara dengan GDP terbesar ketiga di dunia," urainya. Lebih lanjut ia memaparkan, utang pemerintah diperlukan untuk mendorong dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, karena digunakan untuk membiayai belanja pemerintah yang sifatnya produktif, yaitu belanja modal. Menkeu mencontohkan, pada tahun 2015, misalnya, ketidakpastian global serta tren penurunan harga komoditas telah mengakibatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Belanja pemerintah pun diperlukan sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi. “Ketika (kontribusi sektor) komoditas absen dari pertumbuhan ekonomi, maka yang harus maju adalah pemerintah, yang harus masuk adalah pemerintah. Dan pemerintah masuknya melalui belanja. Yang paling penting adalah belanjanya pada belanja modal, bukan belanja barang atau semata-mata belanja gaji,” urainya. Ia menambahkan, selama digunakan untuk belanja produktif, utang akan memberikan hasil yang positif. Tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagi kesejateraan masyarakat. “Utang itu selama dipakai untuk kegiatan produktif, hasilnya pasti akan positif. Karena utang itu kemudian dipakai untuk belanja modal kita, untuk memberikan subsidi yang tepat sasaran, sehingga akhirnya tidak hanya pertumbuhan bisa dijaga, tetapi juga kesejahteraan masyarakat akan membaik,” katanya.(nv) Sumber : Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Trilogi Pembangunan & penjabarannya

ISI TRILOGI PEMBANGUNAN Isi Trilogi Pembagunan adalah sebagai berikut. 1.Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 2.Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. 3.Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Sesungguhnya Pancasila dan UUD 1945 merupakan landasan pembangunan yang ideal. Keduanya telah merumuskan dengan bijaksana konsep demokrasi dalam alam pembangunan sesuai lingkungan sosial dan budaya Indonesia. Dalam rangka menyelenggarakan pembangunan nasional maka sejak awal tahun 2000 telah disepakati secara nasional adanya landasan penyelenggaraan pembangunan nasional yang mencakup sebagai berikut: 1.Pertama, landasan konstitusional pembangunan adalah UUD 1945. UUD 1945 merupakan arahan yang paling dasar dalam menyusun tujuan pokok pembangunan nasional sebagai suatu visi pembangunan nasional guna dijadikan landasan dalam Keputusan/Ketetatapan MPR. Khusus dalam Pembukaan UUD 1945 disebutkan empat pokok tujuan pembangunan nasional mencakup: mencerdaskan kehidupan bangsa, menciptakan kesejahteraan umum, melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, dan berperanserta dalam membantu ketertiban dunia dan perdamaian abadi. 2.Kedua, landasan idiil pembangunan adalah Pancasila. Pancasila merupakan arahan yang paling dasar guna menjiwai seluruh pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka memperkokoh perwujudan visi pembangunan yang termuat dalam UUD 1945 guna dijadikan menjiwai penyusunan Keputusan/Ketetatapan MPR. 3.Ketiga, landasan operasional pembangunan adalah Keputusan/Ketetapan MPR. Keputusan/Ketetapan MPR terutama Ketetapan tentang Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN)1merupakan arahan paling dasar sebagai misi pembangunan nasional lima tahunan guna dijadikan landasan dalam penyusunan pembangunan nasional-lima tahunan. GBHN disusun oleh MPR. Dasar penyusunan GBHN adalah UUD 1945. 4.Keempat, landasan perencanaan pembangunan nasional adalah Program Pembangunan Nasional-lima tahun (Propenas).Propenas merupakan arahan paling dasar sebagai strategi pembangunan lima tahunan guna dijadikan landasan dalam penyusunan prioritas kebijakan pembangunan sektoral nasional dan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah). Propenas disusun oleh Pemerintah bersama DPR. Dasar penyusunan Propenas adalah GBHN. 5.Kelima, landasan pembangunan nasional tahunan adalah Rencana Pembangunan Tahunan (Repeta). Repeta merupakan arahan paling dasar sebagai pelaksanaan strategi pembangunan lima tahunan ke dalam sasaran pembangunan satu tahunan guna dijadikan landasan dalam penyusunan pembiayaan pembangunan sektoral nasional dan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah). Repeta disusun oleh Pemerintah bersama DPR. Dasar penyusunan Repeta adalah Propenas. Repeta memuat satuan anggaran pembiayaan pembangunan sektoral nasional. Dasar penyusunan Repeta adalah Propenas. 6.Keenam, landasan pembiayaan pembangunan nasional tahunan adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).APBN merupakan arahan paling dasar sebagai acuan pembiayaan bagi pelaksanaan pembangunan nasional satu tahunan guna dijadikan sumber pembiayaan pembangunan sektoral nasional dan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah). APBN disusun oleh Pemerintah bersama DPR. Dasar penyusunan APBN adalah Repeta. APBN memuat nilai-nilai anggaran pembiayaan pembangunan sektoral nasional dan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah) yang tertuang dalam APBN. 7.Ketujuh, landasan perencanaan pembangunan sektoral nasional adalah Rencana Strategis (Renstra). Renstra merupakan arahan paling dasar sebagai pelaksanaan kegiatan pembangunan jangka menengah (lima tahunan) ke dalam kegiatan pembangunan jangka pendek (satu tahunan) guna dijadikan landasan dalam penyusunan anggaran pembiayaan pembangunan sektoral nasional dan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah) selama satu tahun. Renstra disusun oleh Departemen Teknis, Lembaga Pemerintah Non- Departemen, dan Lembaga-lembaga Pemerintah lainnya, guna dijadikan landasan pelaksanaan kegiatan pembangunan. Dasar penyusunan Renstra adalah Propenas dan Repeta. 8.Kedelapan, landasan perencanaan pembangunan nasional di daerah adalah Pola Dasar Pembangunan Daerah (Poldas). Poldas merupakan arahan paling dasar sebagai strategi pembangunan lima tahunan nasional di daerah guna dijadikan landasan dalam penyusunan prioritas kebijakan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah). Poldas disusun oleh Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan, bersama DPRD masingmasing. Dasar penyusunan Poldas adalah GBHN. 9.Kesembilan, landasan perencanaan pembangunan nasional di daerah adalah Program Pembangunan Nasional-lima tahun Daerah (Propeda). Propeda merupakan arahan paling dasar sebagai strategi pembangunan lima tahunan di daerah guna dijadikan landasan dalam penyusunan prioritas kebijakan pembangunan sektoral nasional di daerah (pembangunan daerah). Propeda disusun oleh Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan, bersama DPRD masing-masing. Dasar penyusunan Propeda adalah Poldas dan Propenas. 10.Kesepuluh, landasan pembangunan nasional di daerah adalah Rencana Pembangunan Tahunan Daerah (Repetada). Repetada merupakan arahan paling dasar sebagai pelaksanaan strategi pembangunan lima tahunan di daerah ke dalam sasaran pembangunan satu tahunan guna dijadikan landasan dalam penyusunan pembiayaan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah). Repetada disusun oleh Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan, bersama DPRD masing-masing. Dasar penyusunan Repetada adalah Propeda. Repetada memuat satuan anggaran pembiayaan pembangunan sektoral nasional yang tertuang dalam APBD. 11.Kesebelas, landasan pembiayaan pembangunan tahunan di daerah adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). APBD merupakan arahan paling dasar sebagai acuan pembiayaan bagi pelaksanaan pembangunan daerah satu tahunan guna dijadikan sumber pembiayaan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah). APBD disusun oleh Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan, bersama DPRD masingmasing. Dasar penyusunan APBD adalah Repetada. APBD memuat nilai-nilai anggaran pembiayaan pembangunan sektoral di daerah (pembangunan daerah). 12.Keduabelas, landasan perencanaan pembangunan sektoral nasional di daerah (pembangunan daerah) adalah Rencana Strategis Daerah (Renstrada). Renstrada merupakan arahan paling dasar sebagai pelaksanaan kegiatan pembangunan jangka menengah (lima tahunan) ke dalam kegiatan pembangunan jangka pendek (satu tahunan) guna dijadikan landasan dalam penyusunan anggaran pembiayaan pembangunan sektoral nasional di daerah (pembangunan daerah) selama satu tahun. Renstrada disusun oleh Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan, guna dijadikan landasan pelaksanaan kegiatan pembangunan. Dasar penyusunan Renstrada adalah Propenas dan Repeta, serta Propeda dan Repetada. 13.Ketigabelas, landasan penyerasian pembangunan adalah forum Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional (Rakorbangnas). Rakorbangnas merupakan suatu mekanisme penyerasian penyusunan rencana pembangunan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunan nasional di daerah berdasarkan masukan dari daerah (rakyat) sesuai prinsip musyawarah dan wawasan nasional (Pancasila dan Pembukaan UUD 1945). Tujuan utama Rakorbangnas adalah menentukan prioritas pembanguan di setiap wilayah/daerah dan kawasan/regional. Jalur pelaksanaan skema Rakorbangnas dimulai dari forum pertemuan di tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan (tingkat pertama), dilanjutkan ke forum pertemuan tingkat Kabupaten/Kota serta forum Lintaskabupaten/Kota (tingkat kedua), diteruskan ke forum pertemuan di tingkat Provinsi (tingkat ketiga), kemdian diteruskan ke forum pertemuan di tingkat kawasan/regional/pulau (tingkat keempat), dan berakhir di forum Rakorbangnas. Skema Rakorbangnas melibatkan semua unsur pelaku pembangunan, mulai unsur Pemerintah (Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah), unsur perwakilan rakyat (DPR, DPRD), dan unsur publik yang terdiri dari unsur bisnis (seperti Kadin) dan nir-laba (perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat). 10. menurut saya pembangunan kesehatan sangatlah perlu karena Kesehatan merupakan hak dasar bagi setiap manusia. Hak dasar ini terwujud melalui Undang­-undang No.17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP-N) Tahun 2005-2025 dinyatakan untuk mewujudkan bangsa yang berdaya saing, pembangunan nasional diarahkan untuk mengedepankan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing. Masalah kesehatan individu dan kelompok masyarakat setiap saat akan membutuhkan pelayanan kesehatan yang kompleks, karena setiap manusia memiliki kebutuhan dan resiko kesehatan sehingga akan bergantung pada upaya kesehatan dan SDM yang berkualitas agar dapat hidup sehat. Terselenggara dan tersedianya pelayanan kesehatan dasar harus menjamin hak azasi semua orang untuk hidup sehat. Dampaknya secara nyata harus menunjukkan pelayanan kepada kelompok masyarakat risiko tinggi termasuk didalamnya kelompok masyarakat miskin, bahkan pada semua ruang lingkup komunitas dan wilayah. Pembangunan fasilitas kesehatan yang merata juga harus diperhatikan, hal ini agar terwujudnya pelayanan kesehatan yang memadai. Pembangunan kesehatan tidak akan berhasil tanpa peran aktif dan kontribusi positif dari semua pelaku pembangunan kesehatan, termasuk semua jajaran baik insan Perguruan Tinggi maupun organisasi profesi, termasuk Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, baik melalui masukan dan kajian ilmiah, input tentang teknologi tepat guna, serta penyediaan SDM yang kompeten. IGNATIUS MADE ELVRIYANTO (L-FREE)

KASUS PANAMA PAPERS

Apa Sih " Panama Papers " ? ? ? Ya, belakangan ini dunia Internasional banyak memuat berita tentang " The Panama Papers " atau " Dokumen Panama ". Trus kenapa dokumen ini menjadi sangat wah, yah ? sampai - sampai dokumen Ujian Nasional yang pendistribusianya melibatkan aparat kalah pamor,,haaa.. Berikut uraian yang saya dapat dari berbagai sumber : Panama Papers adalah kumpulan 11,5 juta dokumen rahasia yang dibuat oleh penyedia jasa perusahaan asal Panama, Mossack Fonseca. Dokumen ini berisi informasi rinci mengenai lebih dari 214.000 perusahaan luar negeri, termasuk identitas pemegang saham dan direkturnya. Dokumen tersebut mencantumkan nama pemimpin lima negara, yaitu Argentina, Islandia, Arab Saudi, Ukraina, dan Uni Emirat Arab, serta pejabat pemerintahan, kerabat dekat, dan teman dekat sejumlah kepala pemerintahan dari kurang lebih 40 negara lainnya, termasuk Brasil, Cina, Perancis, India, Malaysia, Meksiko, Malta, Pakistan, Rusia, Afrika Selatan, Spanyol, Suriah, dan Britania Raya. Tak luput juga ribuan pengusaha dan ratusan perusahaan di Indonesia juga tercantum di dalam dokumen Panama Papers yang bocor. Rentang waktu dokumen ini dapat ditelusuri hingga tahun 1970-an. Dokumen berukuran 2,6 terabyte ini diberikan oleh seorang sumber anonim kepada Süddeutsche Zeitung pada bulan Agustus 2015 dan International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ). Dokumen bocoran ini kemudian disebarkan dan dianalisis oleh kurang lebih 400 wartawan dari 107 organisasi media di lebih dari 80 negara! Laporan berita pertama berdasarkan dokumen ini bersama 149 berkas dokumennya telah diterbitkan pada tanggal 3 April 2016 silam. Daftar lengkap perusahaan yang terlibat telah dirilis pada awal Mei 2016 lalu. Mossack Fonseca Mossack Fonseca adalah badan hukum dan penyedia jasa perusahaan asal Panama yang didirikan tahun 1977 oleh Jürgen Mossack dan Ramón Fonseca. Perusahaan ini menyediakan jasa pembentukan perusahaan di negara lain, pengelolaan perusahaan luar negeri dan manajemen aset. Perusahaan ini memiliki lebih dari 500 karyawan di 40 negara dan badan ini beroperasi atas nama lebih dari 300.000 perusahaan yang kebanyakan terdaftar di Britania Raya atau surga pajak milik Britania. Mossack Fonseca bekerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan terbesar di dunia seperti Deutsche Bank, HSBC, Société Générale, Credit Suisse, UBS, dan Commerzbank. Jurgen Mossack & Ramon Fonseca Badan ini kadang membantu nasabah bank tersebut membangun struktur yang rumit sehingga kolektor pajak dan penyidik sulit melacak arus uang dari satu tempat ke tempat lain. Sebelum kebocoran Panama Papers, majalah The Economist pernah menyebut bahwa Mossack Fonseca sebagai pemimpin industri keuangan luar negeri yang “penuh rahasia”. gambaran sederhana mengenai "Panama Papers" jurnalis Vox, German Lopez, dan redditor, DanGliesack, memberikan gambaran sederhana mengenai "Panama Papers" berupa ilustrasi anak dan celengan babi. Sederhananya begini, si anak menyimpan celengan babinya di tempat rahasia. Namun, ibu si anak terus-menerus mengecek berapa banyak uang yang ditabung dalam celengan, atau uang yang diambil. Si anak kurang suka dengan aksi si ibu. Lalu, si anak membeli celengan babi baru, dan menempatkannya di rumah Johnny, temannya. Kebetulan, ibu Johnny sibuk. Dia tidak mengecek celengan babi Johnny. Jadi, si anak bisa menyimpan celengannya tanpa seorang pun mengeceknya. Anak tetangga lain berpikir, ide si anak sangat bagus. Jadi, mereka juga menyimpan celengan babinya ke lemari Johnny. Sayangnya, suatu hari, ibu Johnny menemukan banyak celengan babi di lemari anaknya. Dia marah, lalu menelepon semua orangtua teman anaknya, lalu mengadukan bahwa anak-anak mereka menyembunyikan uang di lemari anaknya. Nah, itulah yang terjadi dengan kebocoran dokumen. Jadi, banyak pihak penting yang menyembunyikan "celengan babi"-nya di rumah Johnny, yakni di Panama. Artinya, tidak semua yang menyembunyikan uangnya di rumah Johnny melakukan hal buruk. Bisa saja, mereka hanya ingin privasi. Namun, bisa saja pula, tetangga si anak, Michael namanya, menyimpan uang di rumah Johnny sebab dia mencuri uang dari dompet ibunya. Sementara itu, anak lain, Jacob, mencuri uang makan orang lain dan tidak ingin ketahuan orangtuanya agar mereka tidak bertanya darimana uang yang didapat Jacob. Segera, kita semua akan mengetahui apa alasan para pesohor ini menyimpan "celengan babi"-nya di Panama, baik yang berniat buruk maupun tidak. Namun, semua anak yang menyimpan celengan babi di rumah Johnny tersebut masih dalam masalah sebab tidak boleh menyimpannya di lemari "rahasia" di rumah orang lain. Oleh sebab itu, saat ini, jurnalis sedang menginvestigasi lebih lanjut apa jenis aktivitas di rumah Johnny tersebut, apakah legal, perlu, atau memang melanggar hukum. Isi dokumen “Panama Papers” Isi dari bocoran ini terdiri dari 11,5 juta dokumen yang diterbitkan antara tahun 1970-an dan awal 2016 oleh Mossack Fonseca dari Panama yang oleh The Guardian dijuluki sebagai “badan hukum luar negeri terbesar keempat di dunia”. Data berukuran 2,6 terabyte ini mencantumkan nama 140 badan luar negeri yang memiliki hubungan dengan pejabat negara. Bocoran dokumen ini dianalisis oleh wartawan di 80 negara. Gerard Ryle, direktur International Consortium of Investigative Journalists, memperkirakan bahwa bocoran ini akan menjadi “kejutan terbesar bagi industri ekonomi bawah tanah” karena jumlah dokumen yang dibocorkan sangat banyak. Penerima Dokumen “Panama Papers” Suddeutsche Zeitung (SZ), sebuah koran Jerman, yang menerima dokumen itu pertama kalinya dari seorang sumber anonim sekitar satu tahun lalu. Dokumen tidak langsung diterima utuh oleh SZ. Selama berbulan-bulan sumber anonim mengirimkan bagian per bagian. SZ tidak ingin sendiri. Mereka memutuskan untuk menginvestigasi data itu dengan bantuan dari Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi (ICIJ/ International Consortium of Investigative Journalists). Sekitar 400 jurnalis dari lebih 100 media organisasi di 78 negara dilibatkan dalam investigasi Panama Papers ini. Di antaranya ada The Guardian, BBC di Inggris, Le Monde di Perancis, La Nacion di Argentina dan Tempo di Indonesia. Ini bukan pertama kalinya bagi SZ bekerja sama dengan ICIJ menginvestigasi dokumen-dokumen rahasia yang bocor. Sebelumnya sudah ada investigasi Offshore Leaks, Lux Leaks, dan Swiss Leaks. Tentang ICIJ (ICIJ/ International Consortium of Investigative Journalists). ICIJ didirikan pada 1997 oleh jurnalis ternama Amerika Serikat, Chuck Lewis. ICIJ didirikan sebagai bagian dari Center for Public Integrity (CPI). Sebuah organisasi Amerika yang memerangi korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, dibiayai lewat yayasan dan sumbangan. ICIJ memiliki lebih dari 100 jurnalis di seluruh dunia. Di Indonesia, ICIJ memiliki dua perwakilan jurnalis, yakni Andreas Harsono, peneliti untuk Human Rights Watch (HRW) dan Goenawan Mohamad, pendiri Tempo yang juga salah satu komite penasihat ICIJ. Jurnalis-jurnalis ICIJ bekerja sama dengan rekan sejawatnya di negara lain dan juga staf di Washington DC untuk melaporkan, mengedit dan memproduksi laporan-laporan dengan standar akurasi dan keadilan yang tinggi. Selama beberapa tahun, ICIJ telah mengerjakan beberapa proyek yang di antaranya adalah penyelundupan yang dilakukan oleh perusahaan tembakau multinasional ; menginvestigasi kartel militer swasta ; dan kontrak perang antara Irak dan Afghanistan. Selain itu, ICIJ juga pernah melakukan sejumlah investigasi terhadap dokumen-dokumen rahasia yang bocor seperti Offshore Leaks (2013), Luxemburg Leaks (2014) dan Swiss Leaks (2015). William Buzenberg, Direktur CPI, pernah bercerita kepada stasiun televisi Jerman, ARD, saat mengungkap Offshore Leaks, kantor ICIJ di Washington DC dibanjiri telepon yang berdering setiap saat dan situs internetnya sudah dua kali ambruk. ICIJ kini diketuai oleh jurnalis Australia, Gerard Ryle. Salah satu alasan mengapa SZ menghubungi ICIJ untuk turut melakukan investigasi disinyalir karena hubungan kekerabatan yang terjalin di belakangnya. Hans Leyendecker, pimpinan redaksi SZ adalah anggota ICIJ. Juga jurnalis NDR, John Goetz, yang punya hubungan baik dengan ICIJ. Kasus penggelapan pajak Offshore Leaks yang pernah dibongkar oleh ICIJ, mengingatkan akan platform pengungkap data WikiLeaks. Namun ada perbedaan besar. WikiLeaks tidak menganggap dirinya sebagai platform jurnalis, melainkan mempublikasikan data tanpa riset selanjutnya di internet. Sebaliknya tim investigasi yang dipimpin ICIJ mempersiapkan data, mengkaji dan membandingkan informasi yang diperoleh dengan sumber lainnya. Namun demikian, meski berhasil mengantongi data dengan kerahasiaan yang luar biasa, penerusan informasi kepada pihak berwenang tidak dilakukan ICIJ. "Saya dapat membayangkan, bahwa sejumlah orang dibuat marah. Tapi jika sejak awal data itu diteruskan, hal itu menghancurkan kepercayaan antara narasumber dan jurnalis yang dilibatkan." kata seorang jurnalis ICIJ, Sebastian Mondial. Profesor Ekonomi Perbankan Universitas Hohenheim, Hans-Peter Burghor, memandangnya kritis. "Saya pikir sedikit problematis di mana data ini sekarang berada di tangan media. Dengan publikasi selektif data semacam itu, orang juga bisa berpolitik. Kekuasaan dalam hal ini berada di tangan jurnalis. Tapi saya harap, informasi-informasi itu ditangani dengan penuh tanggung jawab." Saat ini Sebastian Mondial sudah bekerja untuk tema lain. Tapi ia dan koleganya tetap bersedia jika nasihatnya dibutuhkan. Dan menginvestigasi data semacam itu tetap menarik minatnya. Sumber: http://sepektrum.blogspot.co.id/2016/04/apa-sih-panama-papers.html